Lionel Messi pernah minta keluar dari Barcelona, walau pada akhirnya tidak diwujudkan. Messi kenyataannya tidak pernah menyesal pernah melakukan.
Transfer bursa musim panas lalu dibikin ramai waktu Messi mengatakan pengin tinggalkan Barcelona. Messi waktu itu telah tidak kuat dengan keadaan intern club yang kacau-balau sebab kepimpinan Josep Maria Bartomeu.

Disamping itu, keadaan keuangan Barcelona yang terimbas benar wabah virus corona, membuat Messi semakin pengin cabut dari Camp Nou. Messi beritanya tidak ingin dipotong upah dalam skala besar.

Oleh karena itu, Messi kirim burofaks ke club supaya ingin melepaskannya di transfer bursa.

Karena, Messi punyai klausul dapat tinggalkan Barcelona secara gratis pada tahun paling akhir kontraknya.

Baca juga : Masalah Covid-19 Naik, Pemain Wolverhampton Tidak boleh ke Supermarket

Barcelona dan Messi pada akhirnya bentrok panas, saat sebelum habis sebab Messi tidak ingin menantang timnya itu di meja hijau.

Bisa jadi ada penggemar Barcelona yang menjadi tidak suka dengan Messi sebab saga transfer lalu dan memandang sang pemain tidak paham terima kasih ke club. Meskipun begitu, Messi tidak menyesali itu sebab sudah lama benar-benar pengin tinggalkan club.

“Saya hanya pengin berlaku keras dan ngomong apa yang ada saja kok,” tutur Messi berkaitan burofaks ke Barcelona.

“Saaya benar-benar ngomong ke club jika saya pengin pergi, sebab waktu saya telah habis dan ini waktu pas untuk tinggalkan club yang sudah memberi saya segala hal,” ikat Messi saat interviu exclusive di La Sexta.

“Saya pengin memenangkan banyak piala dan berkompetisi di Liga Champions, lalu saya berasa ini waktunya untuk berbeda. Presiden selanjutnya menjungkirbalikkan bukti dan malahan memojokkan saya.”

“Bukan hal gampang untuk menjelaskan saya pengin tinggalkan club dan kota ini. Keluarga saya pengin berada di sini, ini ialah rumah mereka, tetapi saya berasa ini waktunya saya pergi,” katanya sekitar Barcelona.

 

 

http://68.183.183.3/ – Ada episode pemain sepak bola menenteng HP alias hp di tengah pertandingan Liga Spanyol ini. Hal tersebut terang mengambil alih perhatian, terhitung dari wasit yang pimpin laga. Ini cerita trending itu.
Peristiwa tidak biasa dalam suatu pertandingan sepakbola profesional itu berlangsung di akhir minggu kemarin, saat Athletic Bilbao sedang melayani Huesca di partai LaLiga Spanyol.

Di beberapa menit awalnya set ke-2 laga itu, bek Huesca Jorge Pulido terlihat menenteng satu hape di atas lapangan permainan. Waktu itu matanya benar-benar tertuju menuju bola. Tetapi tangan kanannya terlihat menggenggam hp itu.

Peristiwa ini tidak lepas dari perhatian wasit Valentin Pizarro yang pimpin laga. Pada prosesnya, pengadil lapangan itu juga minta hp itu dari tangan Jorge Pulido, yang terlihat memberikannya dengan senyuman lebar.

Baca juga : Roma yang Kekanakan

Wasit Pizarro lalu memberikan HP ini ke official laga di luar lapangan permainan. Beberapa official laga di partai Liga Spanyol itu selanjutnya nampak mengerubungi hp itu untuk memeriksa didalamnya.

CaughtOffside menyebutkan jika itu adalah hp dari Jorge Pulido, yang lupa dia simpan di ruangan tukar waktu turun minum dan jatuh ke lapangan. Tetapi 18.com memberi versus berlainan, dengan menyebutkan Pulido hanya mengambil hp itu di atas lapangan.

Satu bukti dari episode trending ini ialah jika benar ada hp di atas lapangan permainan, entahlah itu punya Jorge Pulido atau pemain lain. “Seorang yang masuk di lapangan waktu half time kemungkinan menjatuhkannya, kemungkinan seorang pemain pengganti yang kembali pemanasan,” sebutkan 18.com.

Pertandingan Liga Spanyol tersebut usai dengan score 2-0 buat kemenangan Athletic Bilbao atas Huesca. Sesaat Jorge Pulido, yang trending sebab menenteng hp di atas lapangan, harus keluar lebih awal pada menit ke-85 sesudah bisa dua kartu kuning dari wasit Pizarro.

Baca juga : Kings Tidak Cemas di tengah Kebimbangan Fans

 

Barcelona harus menelan pil pahit waktu berkunjung ke basis Cadiz. Blaugrana kalah 1-2 sampai susah dimengerti oleh Ronald Koeman.
Kelanjutan LaLiga menghadapkan Cadiz vs Barcelona di Estadio Ramon de Carranza, Minggu (6/12/2020) pagi hari WIB. Tuan-rumah telah mengagetkan Barcelona dengan cetak gol kilat pada menit ke-8 melalui Alvaro Gimenez.

Barcelona dapat menyamai score pada babak ke-2 melalui gol bunuh diri Pedro Alcala pada menit ke-57. Tetapi, Barcelona kecolongan kembali melalui Alvaro Negredo pada menit ke-63 sesudah barisan belakang membuat kekeliruan.

Ini jadi kekalahan ke-4 Barcelona dari 10 laga LaLiga 2020/2021 yang dilewati. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tidak dapat menerangkan kekalahannya dengan team promo itu.

Baca juga : Juventus Vs Torino: Laga Penting Pirlo

“Kekalahan ini susah diterangkan. Kami tiba kesini sesudah beberapa pertandingan bagus, tetapi babak pertama tidak baik,” kata Koeman seperti diambil dari Marca.

“Kita lebih baik di babak ke-2 , tapi langkah kami kalah mengagumkan. Kami kalah sebab kekeliruan tidak tersangka yang tidak dapat Anda lakukan,” tambahnya.

Gol ke-2 Cadiz bermula dari lemparan ke dalam Jordi Alba yang tidak berhasil dikendalikan oleh Clement Lenglet yang berada di kotak penalti. Marc-Andre ter Stegen coba sapu bola, tetapi malah ke arah Negredo. Dengan tenang, Negredo mengelabui Frenkie De Jong dan menjebloskan bola ke gawang yang telah kosong.

“Itu sebab tidak konsentrasi. Sikapnya tidak baik malam hari ini, dan bukan hanya dari beberapa pemain belakang. Benar-benar susah untuk menerangkan beberapa gol kami kecolongan,” papar Koeman.

“Saya berpikir itu kemungkinan sebab minimnya fokus. Kami kurang invasi tiada bola. Kemungkinan itu alasan kami kecolongan. Tidak gampang menerangkan gol ke-2 itu,” tegasnya ke Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya

 

Lionel Messi punyai langkah sendiri kenang kembali Diego Maradona. Penyerang Barcelona itu melalui tiga pemain, lalu membuat gol, dan berselebrasi menggunakan jersey El D10s.
Maradona barusan wafat pada Rabu (25/11/2020) di Buenos Aires. Legenda sepakbola Argentina itu meninggal karena henti jantung pada usia 60 tahun.

Kepergiannya membuat dunia sepakbola bersedih. Pengormatan ke El D10s (panggilan Maradona yang dari kata Dios atau Tuhan) banyak dikerjakan dari lapangan rumput sejauh pekan ini.

Diantaranya dari Messi. Penyerang Barcelona itu melakukan waktu teamnya melumat Osasuna 4-0 di Camp Nou, Minggu (29/11/2020), dalam pertandingan pekan kesebelas Liga Spanyol.

Dalam laga itu, Messi kenang kembali Maradona dengan style ciri khas si legenda. La Pulga melakukan dengan mengecoh musuh dan cetak gol.

Messi benar-benar ikut membuat gol ke-4 Barcelona di pertandingan itu. Pemain 33 tahun itu cetak gol melalui tindakan pribadi.

Habis terima sodoran Tricao di muka kotak penalti, Messi membuat gerak tipu, yang membuat langsung bisa lolos dari kepungan dua pemain. Dia selanjutnya membawa bola menuju segi kiri kotak penalti.

Messi sempat melalui satu pemain Osasuna kembali, saat sebelum akhiri dribble-nya dengan tendangan kaki kiri keras di luar kotak penalti. Bom! Bola masuk di sudut kanan atas gawang Osasuna

Habis cetak gol, Messi rayakannya bersama beberapa rekannya. Selanjutnya, pemilik 6 Ballon d’Or itu rayakannya kembali seorang diri, yang spesial diperuntukkan ke Maradona.

Messi melepaskan jersey Barcelona-nya, dan ternyata dia kenakan jersey Newell’s Old Boys nomor 10 di belakangnya. Jersey itu sama yang Maradona, saat bela club Argentina itu pada 1993-1994. Sesudah menunjukkan jersey usang Maradona, Messi selanjutnya membuat selebrasi mengusung ke-2 tangannya ke atas.

Messi sendiri benar-benar digadangkan penerus Maradona, semenjak membuat gol sama si legenda di pertandingan menantang Getafe pada 2007. Saat itu, Messi cetak gol dengan melalui lima pemain musuh.

Prosesnya serupa gol Maradona ke gawang Inggris di perempat-final Piala Dunia 1986, yang menolong Argentina memenangkan gelaran itu.

Selanjutnya, Messi benar-benar menunjukkan dianya salah satunya pemain sepak bola terbaik sampai sekarang ini, dengan meraih banyak berhasil di tingkat club melalui beberapa ratus gol dapat diciptakan dan meraih beberapa puluh piala untuk club dan pribadi. Perbedaannya hanya satu, Messi tidak dapat menyamakan prestasi Maradona dengan bawa pulang piala Piala Dunia untuk Argentina.

Telah lama Barcelona diisukan akan pulangkan Neymar. Tetapi, salah satunya calon presidennya tidak mau mengantarnya kembali pada Camp Nou. Apa faktanya?

Neymar punyai cerita manis di Barcelona. Pemain 28 tahun itu sempat bela raksasa Spanyol itu pada 2013 sampai 2017 dengan catatan oke.

Neymar punyai torehan 105 gol dari 186 performa. Bersama Lionel Messi dan Luis Suarez,

pemain Brasil itu mendatangkan trisula maut di Eropa.

Tidak hanya gol, runtutan piala dicapainya. Barcelona dibawa meraih dua gelar LaLiga, 3x Copa del Rey, dan sekali Liga Champions.

Pada 2017, Neymar dilepaskan Barcelona ke Paris Saint-Germain, dengan nilai 222 juta euro, atau sama dengan Rp 3,5 triliun.

Nominal itu membuat menggenggam rekor jadi pemain paling mahal di dunia sampai sekarang ini.

Walau moncer di PSG, dengan dapat membuat 73 gol dan meraih tiga gelar Ligue 1,

Neymar beritanya tidak berbahagia. Isu kembali pada Barcelona juga lagi muncul.

Di zaman presiden Josep Maria Bartomeu, isu kembalinya Neymar kuat. Sekarang,

capres club yaitu Toni Freixa, malah tidak mau pulangkannya.

Simak juga: Cerita di Balik Tidak berhasilnya Comeback Neymar ke Barcelona
“Neymar, sebab performnya, bahkan juga tidak ada di 30 pemain terbaik di Eropa sekarang ini. Bila saya menjadi presiden, saya tidak aan mengambilnya,” kata Freixa ke Cadena Ser.

“Hal paling penting masalah Barcelona ya Barcelona sendiri. Kami tidak bergantung pada siapa saja,” tegasnya.

 

Atletico Madrid sukses menggulingkan Barcelona melalui kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal dibuat Yannick-Ferreira Carrasco.
Pada jornada 10 yang digelar di Wanda Metropolitano, Minggu (22/11/2020) pagi hari WIB, Atletico bermain meeting dan hanya kuasai 46 % ball possesion. Cuman sembilan attempts dibikin, dua salah satunya on goal.

Sesaat, Barcelona menguasai dengan membuat 13 attempts, empat on goal. Tetapi, Barcelona kesusahan membuat kesempatan emas dan Atletico malahan sanggup membuat 1 gol diakhir babak pertama melalui Carrasco.

Gol itu pastikan tiga point Atletico dan mereka sekarang naik ke urutan ke-2 klasemen Liga Spanyol dengan 20 point dari 8 laga. Atletico unggul tiga point dari Real Madrid sebagai juara berada di urutan ke-4.

Sesaat, Barcelona di status kesepuluh klasemen dengan 11 point.

Jalannya pertandingan Atletico vs Barcelona

Atletico tampil tiada Luis Suarez yang terkena COVID-19 mainkan Angel Correa dan Joao Felix di baris serang. Koke, Saul Niguez, dan Marcos Llorente jadi unggulan di baris tengah.

Saat itu, Barcelona mainkan Antoine Griezmann, Lionel Messi, Ousmane Dembele, dan Pedri. Barcelona benar-benar diberi kepenguasaan bola oleh Atletico, tetapi mereka tidak didiamkan untuk masuk di kotak penalti.

Tidak ada kesempatan emas dapat dibuat Barcelona sejauh babak pertama. Yang ada gawang mereka kecolongan pada menit ke-3 injury time babak pertama saat serbuan balik cepat Atletico tembus pertahanan.

Correa menyaksikan Yannick Carascao punyai ruangan untuk lari dan memberi operan terobosan. Demikian bertemu dengan Marc-Andre Ter Stegen, Carascao menggelindingkan bola melalui celah kaki dahulu, saat sebelum menendang ke gawang kosong.

Score 1-0 untuk Atletico bertahan sampai turun minum. Ketinggalan 1 gol membuat Atletico semakin bergairah memburu ketinggalan di babak ke-2 . Kesempatan terbaik team tamu tampil pada menit ke-58 saat tandukan Clement Lenglet di muka gawang masih pas ada di tangkapan Jan Oblak.

Barcelona lalu mainkan Philippe Coutinho untuk menambahkan daya gebrak. Tetapi, seringkali usaha eksperimen masih tidak berhasil menjumpai hasil.

Pada menit ke-82, Griezmann punyai peluang menjebol gawang mantan teamnya, saat bola tandukannya ke arah gawang. Tetapi, Oblak dengan cepat menangkisnya.

Tidak ada gol terbentuk kembali hingga Atletico masih menang 1-0.

Daftar pemain

Atletico Madrid: Jan Oblak; Kieran Trippier, Stefan Savic, Jose Gimenez, Mario Hermoso; Marcos Llorente (Diego Costa 73′), Koke, Saul Niguez, Yannick Carrasco (Felipe 91′); Angel Correa (Geoffrey Kondogbia 85′), Joao Felix (Thomas Lemar 84′).

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Sergi Roberto, Gerard Pique (Sergino Dest 62′), Clement Lenglet, Jordi Alba; Miralem Pjanic (Martin Braithwaite 83′), Frenkie de Jong; Ousmane Dembele, Lionel Messi, Pedri (Coutinho 54′); Antoine Griezmann (Trincao 82′).

Habis El Clasico, Pelatih Barcelona Ronald Koeman melemparkan kritikan keras pada Video Assistant Refere (VAR). Komentarnya sekarang sedang diselidik serta Koeman disebutkan terancam sangsi optimal 12 laga.
Barcelona menerima kekalahan 1-3 atas Real Madrid dalam El Clasico yang diadakan untuk 24 Oktober kemarin. Yang membuat Koeman geram ialah penalti buat El Real.

Penalti itu diberi sesudah Clement Lenglet dipandang VAR sudah jatuhkan Sergio Ramos dengan memikat kausnya. Ramos yang ambil sendiri penalti itu serta berhasil membuat gol.

“Saya tidak pahami keputusan wasit. VAR hanya ada saat harus melakukan tindakan melawan Barcelona. Siapa saja yang menjelaskan ke saya jika itu ialah penalti benar-benar tidak dapat dipahami,” kata Ronald Koeman waktu itu, seperti diambil SPORT.

“Saya tidak mencintainya. Saya tidak pahami VAR, seluruh ketetapannya bikin rugi Barca. Tidak ada yang memberikan keuntungan serta ada beberapa contoh, seperti penalti untuk Messi menantang Sevilla, kartu merah Getafe, lantas apa yang berlangsung ini hari. Tarikan semacam itu berlangsung sejauh waktu di tempat itu,” paparnya.

Karena hal itu, AS memberikan laporan jika Komite Pertandingan dari Liga Sepakbola Spanyol (RFEF) sekarang sedang menyelidik tanggapan Ronald Komentar masalah VAR itu.

Disebut juga jika searah dengan peraturan berkaitan sangsi yang ada sekarang ini,

peracik strategi itu dapat dijatuhkan sangsi larangan temani teamnya di pinggir lapangan s/d optimal 12 laga.

Hukuman sangat entengnya sendiri ialah sangsi 2 laga.

Selain itu, bila Ronald Koeman dipastikan bersalah atas komentarnya masalah VAR,

ada juga kekuatan dia harus bayar denda yang rangenya beragam dari 200 euro sampai 3 ribu euro. Penyidikan ini diprediksikan memerlukan waktu 3 sampai 4 pekan.

Ronald Koeman didapati terjebak pembicaraan sengit dengan Jose Bordalas, pelatih Getafe, diakhir pertandingan Getafe vs Barcelona. Apakah yang mereka bahas?
Barcelona jalani pekan ke enam Liga Spanyol dengan menghadiri tempat Getafe di Stadion Alfonso Perez, Minggu (18/10/2020) pagi hari WIB. Team tamu tampil menguasai semenjak awalnya laga dimainkan.

Walau begitu, Lionel Messi dkk tidak berhasil menjebloskan bola ke gawang Getafe. Los Cules malah kecolongan pada menit ke-56 lewat eksekusi penalti Jaime Mata.

Getafe sukses menjaga score 1-0 untuk kemenangan mereka sampai akhir pertandingan. Hasil ini juga jadi kekalahan pertama Barcelona di Liga Spanyol 2020/2021.

Pas sesudah wasit meniupkan pluit akhir laga, berlangsung kejadian yang menyertakan Ronald Koeman serta Jose Bordalas

Kedua-duanya terekam camera terjebak pembicaraan sengit sebelumnya masuk lorong stadion.

Merilis laporan Marca, Koeman marah karena tingkah salah seorang pemain Getafe, Allan Nyom, yang dipandang sudah mengejek dianya. Juru strategi Barcelona itu selanjutnya minta Bardalas agar tangani anak asuhannya itu.

“Saya katakan kepadanya jika Nyom, pemain nomor 12, sudah memperlihatkan merasa tidak hormat, ia telah mengejek saya. Ia menjelaskan 2 atau 3 hal yang paling kurang baik yang tidak saya ulang di sini,” kata Koeman, dikutip dari Marca.

“Saya menjelaskan padanya untuk bicara dengan pemain itu. Saya berpikir ini bukanlah masalah apa yang perlu dilaksanakan,” tutur Ronald Koeman masalah ‘ribut-ribut’ dianya dengan Jose Bardalas setelah laga Getafe vs Barcelona.

Dipastikan positif COVID-19, Cristiano Ronaldo akan mangkir bela Juventus. Ia belum pasti dapat reuni dengan Lionel Messi di pertandingan menantang Barcelona.
Liga Sepakbola Portugal memberitahukan jika Ronaldo positif terjangkit virus corona, Selasa (13/10/2020) malam WIB, selesai jalani test. Ia juga dipulangkan dari tim serta dinyatakan mangkir waktu Portugal hadapi Swedia di UEFA Nations League, Kamis (15/10/2020) pagi hari WIB.

You may also like

“Cristiano Ronaldo dibebastugaskan dari latihan bersama-sama timnas sesudah diuji positif COVID-19, jadi ia tidak main musuh Swedia,” demikian bunyi pengakuan Liga Sepakbola Portugal seperti dikutip Mirror.

“Pemain internasional Portugal itu pada keadaan baik, tiada tanda-tanda, serta sedang dalam isolasi.”

Walau tidak memperlihatkan tanda-tanda, Ronaldo harus terus jalani isolasi sepanjang 2 minggu. Itu bermakna Ronaldo akan melepaskan beberapa laga Juventus.

Akhir minggu ini, Juventus akan tandang ke tempat Crotone di kelanjutan Liga Italia, Sabtu (17/10/2020). 3 hari selanjutnya, Bianconeri akan mengawali aksinya di babak group Liga Champions 2020/2021 dengan tandang ke tempat Dynamo Kiev.

Di 28 Oktober, atau 15 hari sesudah Ronaldo dipastikan positif COVID-19, Juventus akan melayani Barcelona di Allianz Fase di matchday 2 Liga Champions. Laga itu, semestinya, akan jadi pertama kali untuk Ronaldo hadapi Lionel Messi selesai tinggalkan Real Madrid.

Masih perlu dinanti apa Ronaldo segera dapat lampu hijau untuk tampil di laga menantang Barcelona. Menurut ketentuan UEFA, pemain harus terlebih dahulu dipastikan bebas dari virus corona minimal 7 hari sebelumnya dibolehkan berlaga di Liga Champions atau Liga Europa.

Cristiano Ronaldo sendiri mengawali musim ini dalam perform oke. Selama ini, ia telah cetak 3 gol dalam 2 laga bersama-sama Juventus di Liga Italia.
(nds/aff)
cristiano ronaldo juventus liga champions lionel messi barcelona
Yok Belajar Usaha bersama-sama Sandiaga Uno serta Anne Avantie. Daftar di Sini

 

 

Arsene Wenger menerka Bayern Munich meraih Liga Champions karena Barcelona dan Real Madrid sedang tidak cukup baik. Performa Die Roten belum sebaik di musim 2012/2013.
Bayern berhasil meraih gelar Liga Champions musim lalu dengan torehan yang begitu menawan. Mereka selalu meraih kemenangan sejak babak fase grup hingga final.

Julukan Si Kuping Besar ini melengkapi catatan apik Bayern yang juga tampil dominan di kompetisi domestik. Mereka meraih treble winners usai menyandingkan gelar Liga Champions dengan Bundesliga dan DFB Pokal.

Perolehan treble ini mengulangi capaian Die Bavaria di musim 2012/2013

Namun, Wenger tak terlalu terkesan dengan torehan gelar Bayern di musim lalu tersebut.

Penilaian Wenger keberhasilan Bayern merengkuh gelar Liga Champions di musim lalu tak lepas dari merosotnya performa Barcelona dan Real Madrid. Madrid harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions

Sementara, Barcelona dinilai tak dalam kondisi terbaik sehingga mampu dikandaskan Bayern dengan skor 8-2 di perempat final. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan FIFA ini menilai tim Bayern yang merengkuh treble di musim 2012/2013 lebih hebat daripada tim musim lalu.

Penilaian Wenger

“Saya tidak bermaksud meremehkan performa tim saat ini. Bayern saat ini adalah tim terbaik di Eropa. Tapi itu juga karena tidak ada tim besar lainnya. Barcelona lemah. Real Madrid lemah,” ujar Wenger dikutip dari Der Spiegel.

“Philipp Lahm, Franck Ribery, Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos. Mereka memiliki kualitas terbaik di setiap posisi. Tim saat ini masih bisa berkembang.”

“Mungkin mereka akan bakal mencapai level teratas seperti tim di tahun 2013. Namun mereka belum sebaik itu saat ini,” jelas mantan manajer Arsenal tersebut.

Lionel Messi cetak golnya yang ke-700 waktu tanding Barcelona versus Atletico Madrid. La Pulga melakukan dengan penuh style, yaitu lewat sepakan penalti Panenka.
Messi turun untuk starter waktu Barcelona melayani Atletico di Camp Nou, Rabu (1/7/2020) pagi hari WIB, pada minggu ke-33 Liga Spanyol. Kapten Blaugrana itu tampil dengan kantongi tabungan 699 gol selama profesinya.

Peraih enam Ballon d’Or itu berusaha cetak gol semenjak awal laga. Opta menulis, Messi lakukan 5 kali eksperimen shooting selama paruh pertama.

Pada set pertama, Messi berperanan dalam gol pertama Barcelona pada menit ke-12. Sepakan sudutnya mengenai kaki Diego Costa, sebelum bola berguling masuk di gawang Atletico. Gol itu dipandang seperti gol bunuh diri Costa.

Keunggulan Barcelona tidak tahan lama karena Atletico cetak gol di menit ke-19 lewat sepakan penalti Saul Niguez. Set pertama ditutup dengan score seimbang 1-1.

Peristiwa Messi untuk dapat cetak golnya yang ke-700 baru kesampaian di set ke-2

Hal tersebut berlangsung selesai Barcelona dikasih hadiah penalti pada menit ke-47.

Messi maju untuk pelaksana eksekusi sepakan penalti itu. Bukannya menyepak keras bola, La Pulga malah lakukan sepakan Panenka dengan mencongkel bola dengan cara perlahan ke tengah gawang, sekalian menipu penjaga gawang Jan Oblak.

Gol penalti Panenka itu menghasilkan gol ke-700 Messi selama profesinya di dunia sepakbola. Keseluruhan 630 gol diciptakan dianya waktu mengenakan seragam Barcelona, sesaat 70 yang lain dibukukan semasa bela Tim nasional Argentina.

Walau begitu, Messi tidak berhasil rayakan golnya yang ke-700 itu dengan kemenangan. Atletico sanggup menyamai posisi pada menit ke-61, sesudah Los Rojiblancos kembali lagi diganjar hadiah penalti yang sukses dikonversikan menghasilkan gol oleh Saul.

Tanding big match Barcelona versus Atletico kesempatan ini usai dengan score imbang 2-2.

Nama Houssem Aouar sampai dihubungkan dengan Real Madrid. Pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane, sampai ikut mengomentarinya. Apa tuturnya?

Aouar jadi salah satunya pemain muda yang banyak disorot pada panas musim ini. Pemain Prancis itu tampil cemerlang bersama Lyon pada musim kemarin.

Pemain tengah 22 tahun itu membuat 41 performa serta 7 gol untuk Lyon. Les Gones juga diantarnya

sampai ke semi-final Liga Champions serta jadi runner up Piala Liga Prancis. Keseluruhan, Aouar sud

Selama ini, Aouar pernah dihubungkan dengan klub-klub. Diantaranya Arsenal, yang beritanya bergairah membawanya ke Emirates Stadium.

Sekarang, Aouar juga dihubungkan dengan Real Madrid. Berdasar laporan Marca,

pemain yang pernah terkena virus corona itu masuk dalam perincian berbelanja raksasa Liga Spanyol itu.

Menyikapi isu itu, Zidane mulai bicara. Pelatih berumur 48 tahun itu menjelaskan Aouar dapat ke Madri di waktu kedepan,

karena skuadnya telah oke sekarang ini.

“Saya tidak tahu info apakah yang anda punyai masalah ia,” kata Zidane.

“Ia pemain hebat, saya tidak ragukan itu. Kemungkinan satu hari kelak ia dapat bermain di Real Madrid.

“Tetapi, sekarng kami punyai tim ini. Kami akan mengambil langkah bersama tim yang kami punyai,” jelas Zidane, yang datang dari Prancis itu.

Di bursa transfer panas musim ini, Madrid sendiri tidak datangkan pemain.

Raksasa Liga Spanyol itu cuman memulangkan Martin Odegaard, serta malah melepas beberapa pemain, dari Gareth Bale, James Rodriguez, serta Achraf Hakimi.