Dua Pebasket Satria Muda Bicara Kesempatan IBL Kembali lagi Dipending

Posted on

Dua pebasket Satria Muda Rizal Falconi serta Sandy Ibrahim memberi komentar peluang pertandingan Indonesia Basketball League (IBL) turut terlambat dampak epidemi Corona.
Selama ini, penerapan IBL yang direncanakan berguling di Jakarta, pada 13-27 Oktober masih sesuai dengan gagasan. Persiapannya juga terus berjalan dari layer atas sampai club.

Namun ada perubahan keadaan terbaru berkaitan event olahraga di Indonesia. Shopee Liga 1 belum dapat dilanjut, pihak Kepolisian tidak keluarkan izin keramaian, mengingat masih konsentrasi pada kebijaksanaan pemerintah untuk melakukan Operasi Yustisi di semua barisan.

Bereaksi masalah rumor itu, baik Rizal atau Sandy mengharap ada ketetapan terbaik buat semua pihak.

“Jika dipending lagi (IBL) bagaimana ya. Cukup berat lagi jika penangguhan demikian. Kalau geser tempat, masih tidak apa. Jika dipending lagi (karena itu) makin lama,” kata Falconi saat dikontak pewarta lewat sambungan telephone.

“Hanya ingin bagaimana lagi ya keadaannya makin jelek sich. Dengan cara pribadi cukup berat tetapi saya pilih geser tempat dibanding tunda,” katanya memberi jalan keluar.

Disamping itu, Sandy menanggapi peluang IBL dipending dengan terbuka. Pemain yang masuk nominasi pemain paling improve IBL 2020 itu menjelaskan apa saja ketetapannya, ia fokus pada persiapan diri.

“Saya baru bisa berita dari manager team IBL masih Oktober mulai. Hanya jika sampai dipending satu bagian sayangkan, tetapi bagian lain saya memberikan dukungan kebijaksanaan atas penangguhan itu,” papar Sandy.

“Untuk pemain saya hanya dapat menyiapkan yang terbaik, jadi atau tidaknya kepentingan terakhir,” ia memberikan tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *